Langsung ke konten utama

Postingan

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Era Industri 4.0: Tantangan dan Peluang Perkembangan  Pendidikan Kejuruan Indonesia Ayat tersebut menyiratkan perlunya manusia berubah. Siapapun yang  menolak perubahan pasti akan tertinggal karena perubahan adalah  suatu keniscayaan. Perubahan dapat bersifat gradual, dapat pula  bersifat sistematis. Salah satu bentuk perubahan yang paling nyata  adalah globalisasi. Interaksi antarindividu, antarkomunitas, hingga  antarbangsa terjadi dengan cepat. Para ahli menjelaskan perubahan  sebagai dimensi waktu. Dunia terhubung hanya disekat oleh batas maya.  Perubahan selalu memberikan tanda nyata dan memiliki jejak dalam  kehidupan manusia. Perubahan dalam fase kehidupan manusia ditandai  banyak hal, salah satunya adalah perubahan dalam era industri. Revolusi Industri Sejarah revolusi industri dimulai dari industri 1.0, 2.0, 3.0, hingga  industri 4.0. Fase industri merupakan real change dari perubahan yang...
Postingan terbaru

Presentasi e-learning kimia Hasil Pengembangan

https://youtu.be/Cud19ct3PkM E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Berikut beberapa pengertian E-learning dari berbagai sumber: Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Michael, 2013:27). Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi (Chandrawati, 2010). Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa (Ardiansyah, 2013). Karakteristik E-learning Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi. Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) adalah: Memanfaat...

PRESENTASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN KIMIA HASIL PENGEMBANGAN

                 Sekarang ini, telah hadir program pembelajaran interaktif berbasis komputer yang memiliki nilai lebih dibanding bahan cetak biasa. Salah satunya adalah multimedia interaktif. Munir (2012:110) menyatakan bahwa multimedia interaktif adalah suatu tampilan multimedia yang dirancang agar tampilannya memenuhi fungsi menginformasikan pesan dan memiliki interaktifitas kepada penggunanya. Pembelajaran dengan multimedia interaktif menurut Deni Darmawan (2012: 55-56) mampu mengaktifkan siswa untuk belajar dengan motivasi yang tinggi karena ketertarikannya pada sistem multimedia yang mampu menyuguhkan tampilan teks, gambar, video, suara, dan animasi. Pernyataan ini menunjukkan bahwa siswa dapat bersemangat belajar dengan multimedia interaktif karena tampilannya yang menarik dan mendukung pembelajaran. Perpaduan teks, gambar, video, suara, dan animasi dapat menjadi sumber belajar bagi siswa.       Multimedia pembe...

Pengembangan e-learning dalam pembelajaran kimia

Pengembangan e-learning dalam pembelajaran kimia I. Pendahuluan      Banyak definisi tentang pembelajaran yang menggunakan internet, seperti, online learning, distance learning, web-based learning, e-learning (Luik, 2010). Hal tersebut banyak membuat orang menjadi bingung dengan istilah-isitlah tersebut, akantetapi Tsai dan Machado (2010) memberikan definisi berdasarkan pendekatan terminologi, “Our approach to defining these terms involves two complementary methods. The terminology is analyzed based on the individual meaning of the constituting terms, and the meaning of related concepts.” Berdasarkan hal tersebut, maka mereka memberikan definisi untuk masing-masing istilah di atas sebagai berikut: (1) e-learning sebagian besar berkaiatan dengan kegiatan yang melibatkan komputer dan jaringan interaktif secara bersamaan. Artinya, komputer tidak perlu menjadi elemen pusat dalam kegiatan atau menyediakan isi pembelajaran, tetapi komputer dan jaringan harus memegang ket...

TEORI PEMROSESAN INFORMASI BERBANTUAN MEDIA

TEORI PEMROSESAN INFORMASI BERBANTUAN MEDIA Multimedia Insruksional          Mengapa seseorang dapat membaca atau mendengarkan setiap kata dari sebuah penjelasan ilmiah, termasuk penjelasan tentang hubungan sebab-akibat, tetapi tidak dapat menggunakan informasi tersebut untuk memecahkan masalah? Menurut Pranata (2004) menyajikan penjelasan verbal mengenai bagaimana sesuatu sistem bekerja tidak menjamin seseorang dapat memahami penjelasan tersebut. Penelitian juga telah menemukan bukti bahwa cara yang efektif untuk membantu agar informasi ilmiah dapat lebih mudah dipahami ialah melalui penjelasan informasi secara multimodal. Artinya pesan pembelajaran dikemas dengan sedemikian rupa melalui beragam saluran yaitu visual, audio maupun keduanya secara simultan dalam format multimedia.            Multimedia didefinisikan dengan berbagai macam cara. Pranata (2004) meringkas beberapa definisi tersebut. McCormick, misalnya, mend...

PRINSIP DASAR MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

PRINSIP-PRINSIP PEMBUATAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN Membuat multimedia pembelajaran tidak bisa sembarangan asal jadi, namun harus direncanakan dan memperhatikan beberapa prinsip berikut ini: 1)       Mudah mendapatkan bahan bakunya, diutamakan yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal peserta didik atau sekitar sekolah. 2)       Murah bahan bakunya sehingga terjangkau oleh peserta didik, pendidik, atau sekolah untuk menyediakannya dan membuatnya. Bahan-bahan tersebut bisa memanfaatkan benda-benda bekas/sisa, lalu didaur ulang. Sekaligus menanamkan rasa mencintai kebersihan lingkungan pada peserta didik. Bahan “un use” adalah barang-barang bekas atau tidak terpakai, namun masih bisa dimanfaatkan, misalnya untuk membuat multimedia pembelajaran. Barang-barang itu seperti kaleng, koran, buku, majalah, besi, kawat, paku, potongan kayu, dan sebagainya. 3)       Multi guna atau manfaatnya banyak. Multimedi...

LANDASAN TEORITIS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

Perkembangan Multimedia Dalam Pendidikan Pada dekade 1960 komputer telah menghasilkan teks, suara, dan grafik walaupun masih sangat sederhana sehingga bisa digunakan dalam media pendidikan. Donald Bitzer sebagai Bapak PLATO (Programmed Logic for Automated Teaching Operations) mengembangkan pembelajaran berbasis komputer (CAI: Computer Assisted Instruction) pada tahun 1966 di University of Illinois at Urbana-Champaign. Uji coba pembelajaran berbasis komputer pertama dilakukan pada tahun 1976 di sekolah Waterford Elementary School. Sejak saat itu, pembelajaran berbasis komputer mulai dipublikasikan dan digunakan di sekolahsekolah umum sebagai media pembe lajaran berbasis komputer. Lahirnya multimedia yang digunakan dalam pendidikan adalah salah bagian perkembangan dari pembelajaran berbasis komputer tersebut. Pada dekade tahun 1990 komputer berbasis multimedia interaktif mulai berkembang, para pendidik mulai mempertimbangkan implikasi apa yang mungkin timbul dari media baru in...